Alasan Kawasaki Indonesia Stop Penjualan Bajaj Pulsar 200NS

Alasan Kawasaki Indonesia Stop Penjualan Bajaj Pulsar 200NS

Kawasaki Motor Indonesia pada pertengahan tahun lalu mengumumkan bhwa pihaknya menghentikan impor unit Bajaj Pulsar 200NS dari India. Stok di diler pun sudah digenjot habis-habisan dengan diskon besar sehingga pada waktu itu sisa sekitar 1.000 unit dan bakal habis pada bulan Juli tahun lalu.
Alasan Kawasaki Indonesia Stop Penjualan Bajaj Pulsar 200NS

Setelah itu KMI tidak lagi menjual Bajaj dan fokus pada produknta sendiri. Meski begitu, sebagai wujud komitmen pada konsumen, pemilik Bajaj masih bisa merwat sepda motornya di bengkel resmi KMI setidaknya hingga 10 tahun.

Melihat perjalanan sepeda motor Bajaj di Indonesia, sepeda motor ini masuk ke Indonesia sekitar 2000-an dan dimulai dari model pertama, yaitu Pulsar 180 UG3. Produk tersebut terbilang unik karena hanya memiliki kapasitas meisn 180 cc yang merupakan di luar kebiasan produk Jepang. Setelah itu, kemudian banyak produk yang meluncur, seperti Pulsar 200, 220F, 135, 125, dan 200NF (hasil kolaborasi dengan Kawasaki).

Akan tetapi, seberapa pun optimismenya, pasar yang menentukan. Bajaj tidak mampu bersaing, satu perangkat satu diler tutup buku. Hingga akhirnya Bajaj resmi mengundurkan diri dari Indonesia pada tahun 2013. Selanjutnya Bajaj ‘nebeng’ jualan Pulsar 200 NS lewat jaringan diler KMI yang dilakukan sejak akhir tahun 2013.

Dilansir dari laman KompasOtomotif, Deputy Head SALES Dept. Marketing and Sales Division KMI, Michael Tjandra Tanadhi,  menyebutkan bahwa pada awalnya Bajaj sebelumnya ada di Indonesia, namun karena kelihatannya kurang sukses, mereka meminta Kawasaki untuk memasarkannya. Di negara lain pun, Kawasaki juga memasarkan Bajaj tersebut, khususnya di Filipina.

Lebih lanjut, Micahel mengatakan, karena melihat pangsa bagus akhirnya mereka coba menjual di Indonesia. Namun pihaknya menilai kolaborasi tersebut tidak terlalu bagus sehingga pihaknya melakukan discontinue atau mensetop penjulannya.

Pulsar 200NS adalah satu-satunya model Bajaj yang dijual oleh KMI. Label harga pun seperti yang tertera pada website resmi KMI yaitu Rp. 23,9 juta. Akan tetapi, konsumen yang tertarik bisa mendapatkannya seharga Rp. 15 juta karena diler menawarkan rabat Rp. 8,9 juta.